KISAH TUKANG KAYU TEMANI MAAYAT SELAMA 40 HARI DIALAM KUBUR

KISAH TUKANG KAYU TEMANI MAAYAT SELAMA 40 HARI DIALAM KUBUR

بِسْــــــــمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِـــــيْـــــمِ
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ
ﺍَﻟﻠﻬُﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻋَﻠَﻰ ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ﻭَﻋَﻠَﻰ ﺁﻝِ ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ
Hanya punya kapak harta satu-satunya, tapi malaikat di alam kubur bertanya kepada seorang tukang kayu dengan mencecarnya hingga 40 hari.
Hanya punya kapak harta satu-satunya, tapi Malaikat Munkar-Nakir di alam kubur bertanya kepada seorang tukang kayu dengan mencecarnya hingga 40 hari. Bagaimana ceritanya, simak hingga Habis

Sebagai umat muslim, tentu mempercayai bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati. Adapun surat dalam Alquran yang berkaitan dengan kematian adalah QS. Al-Mulk ayat 2 seperti berikut ini,

اۨلَّذِىۡ خَلَقَ الۡمَوۡتَ وَالۡحَيٰوةَ لِيَبۡلُوَكُمۡ اَيُّكُمۡ اَحۡسَنُ عَمَلًا ؕ وَهُوَ الۡعَزِيۡزُ الۡغَفُوۡرُۙ‏

Artinya: Yang menciptakan mati dan hidup, untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Mahaperkasa, Maha Pengampun.
Ketika kematian tiba, maka tidak ada satupun harta yang bisa dibawa, kecuali amal dan ibadah semasa hidup di dunia.ada sebuah kisah seorang kaya raya yang menulis surat wasiat. Surat itu berisi, barang siapa yang mau menemaninya selama 40 hari di dalam kubur setelah mati, akan diberi warisan separuh dari harta peninggalan yang dimilikinya.

Konglomerat itu bertanya hal tersebut kepada anak-anaknya, apakah mereka sanggup menjaganya di dalam kubur nanti. Namun, anak- anaknya justru menjawab tidak sanggup. Sebab, ketika mati, ayahnya sudah menjadi mayat.
Lantas dia memanggil semua adik-adiknya dan kembali bertanya, “Adik-adikku, sanggupkah diantara kalian menemaniku di dalam kubur selama 40 hari setelah aku mati nanti? Aku akan memberi setengah dari hartaku!” Adik-adiknya pun menjawab, tidak mungkin ada orang yang sanggup bersama mayat selama itu di dalam tanah.
Dengan perasaan sedih konglomerat tadi memanggil ajudannya, untuk mengumumkan penawaran istimewanya itu ke seluruh negeri.
Akhirnya, sampai juga pada hari di mana konglomerat tersebut kembali ke Rahmatullah. Kuburannya dihias megah laksana sebuah peristirahatan termewah dengan semua perlengkapannya.
Pada waktu yang hampir bersamaan, seorang tukang kayu yang sangat miskin mendengar pengumuman wasiat tersebut. Dengan tergesa-gesa dia segera datang ke rumah konglomerat tersebut untuk memberitahukan kepada ahli waris akan kesanggupannya.
Keesokan harinya jenazah sang konglomerat dikebumikanlah. Si tukang kayu pun ikut turun ke dalam liang lahat sambil membawa Kapaknya, harta satu-satunya yang dimiliki untuk mencari nafkah.
Setelah tujuh langkah para pengantar jenazah meninggalkan area pemakaman, datanglah Malaikat Munkar dan Nakir ke dalam kubur tersebut. Menyadari siapa yang datang, ia segera agak menjauh dari mayat konglomerat. Di benaknya, sudah tiba saatnya si konglomerat akan diinterogasi oleh Malaikat Munkar dan Nakir.
Tapi yang terjadi malah sebaliknya, Malaikat Munkar-Nakir malah menuju ke arahnya dan bertanya, “Apa yang kau lakukan di sini?”
Aku menemani mayat ini selama 40 hari untuk mendapatkan setengah dari harta warisannya,” jawab si tukang kayu.
“Apa saja harta yang kau miliki?”, tanya Mungkar-Nakir.
“Hartaku cuma kapak ini saja, untuk mencari rezeki”, jawabnya.
Kemudian Mungkar-Nakir bertanya lagi, “Dari mana kau dapatkan Kapakmu ini?”
“Aku membelinya”, balasnya.
Besok di hari kedua, mereka datang lagi dan bertanya, “Apa saja yang kau lakukan dengan kapakmu?”
“Aku menebang pohon untuk dijadikan kayu bakar, lalu aku jual ke pasar”, jawab tukang kayu.
Di hari ketiga ditanya lagi, “Pohon siapa yang kau tebang dengan Kapakmu ini?”
“Pohon itu tumbuh di hutan belantara, jadi tak ada yang punya”, katanya.
“Apa kau yakin?”, lanjut malaikat.
Datang lagi di hari ke empat, bertanya lagi “Adakah kau potong pohon-pohon tersebut dengan kapak ini sesuai ukurannya dan beratnya yang sama untuk dijual?”
“Aku potong dikira-kira saja, mana mungkin ukurannya bisa sama rata”, tegas tukang kayu.
Begitu terus yang dilakukan Malaikat Munkar-Nakir, datang dan pergi sampai tak terasa sudah 39 hari dia berada di alam kubur. Dan yang ditanyakan masih berkisar dengan kapak tersebut.
Di hari terakhir hari ke-40, datanglah Munkar dan Nakir sekali lagi bertemu dengan tukang kayu tersebut, dan berkata “Hari ini kami akan kembali bertanya soal kapakmu ini”.
Belum sempat Munkar-Nakir melanjutkan pertanyaannya, si tukang kayu tersebut segera melarikan diri ke atas dan membuka pintu kubur tersebut. Ternyata di luar sudah banyak orang yang menantikan kehadirannya untuk keluar dari kubur tersebut.
Si tukang kayu dengan tergesa-gesa keluar dan lari meninggalkan mereka sambil berteriak, “Kalian ambil saja semua bagian harta warisan ini, karena aku sudah tidak menginginkannya lagi.”
Sesampai di rumah, dia berkata kepada istrinya, “Aku sudah tidak menginginkan separuh harta warisan dari mayat itu. Di dunia ini harta yang kumiliki padahal cuma satu kapak ini, tapi selama 40 hari yang ditanyakan dan dipersoalkan oleh Malaikat Munkar-Nakir masih saja seputar kapak ini. Bagaimana jadinya kalau hartaku begitu banyak? Entah berapa lama dan bagaimana aku menjawabnya.”
Allahسبحا نه و تعالى memberikan nikmat kepada para hamba-Nya, maka Dia pun memberikan peringatan akan datangnya hari pembalasan, yang pada waktu itu apa saja yang kita lakukan selama hidup di dunia, akan ditanyakan oleh Allahسبحا نه و تعالى, tanpa ada yang membantu dan tidak ada pula yang mampu memberi syafaat maupun suap, sebagaimana firman-Nya:
وَاتَّقُواْ يَوْماً لاَّ تَجْزِي نَفْسٌ عَن نَّفْسٍ شَيْئاً وَلاَ يُقْبَلُ مِنْهَا شَفَاعَةٌ وَلاَ يُؤْخَذُ مِنْهَا عَدْلٌ وَلاَ هُمْ يُنصَرُونَ.
“Dan jagalah dirimu dari (azab) hari (kiamat, yang pada hari itu) seseorang tidak dapat membela orang lain, walau sedikit pun; dan (begitu pula) tidak diterima syafa`at dan tebusan darinya, dan tidaklah mereka akan ditolong” (QS. Al-Baqarah: 48).
Oleh karena itu, berbahagialah bagi mereka yang sejak awal mempersiapkan bekal untuk hari kiamat, dengan menabur amal shalih dan berhati-hati dalam kehidupan sehari-hari. Rasulullah ﷺ menjelaskan tentang perkara-perkara yang akan ditanyakan pada hari kiamat, beliau bersabda:
لاَ تَزُولُ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ عُمْرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ وَعَنْ عِلْمِهِ فِيمَا فَعَلَ وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيمَا أَنْفَقَهُ وَعَنْ جِسْمِهِ فِيمَا أَبْلاَهُ.
“Tidak akan bergeser dua telapak kaki seorang hamba pada hari kiamat sampai dia ditanya (dimintai pertanggungjawaban) tentang umurnya kemana dihabiskannya, tentang ilmunya bagaimana dia mengamalkannya, tentang hartanya; dari mana diperolehnya dan ke mana dibelanjakannya, serta tentang tubuhnya untuk apa digunakannya” (HR. Tirmidzi).

وَاللّٰهُ أعْلَم
________
Tiga do’a yang janganlah kau lupakan dalam sujud
1. Mintalah diwafatkan dalam keadaan husnul khotimah
” Allahumma inni as’aluka husnal khotimah
” Artinya : ” Ya Allah aku meminta kepada-MU husnul khotimah “
2. Mintalah agar kita diberikan kesempatan Taubat sebelum wafat
Allahummarzuqni taubatan nasuha qoblal maut
” Artinya: ” Ya Allah berilah aku rezeki taubat nasuha (atau sebenar-benarnya taubat) sebelum wafat “
3. Mintalah agar hati kita ditetapkan di atas Agamanya
Allahumma yaa muqollibal quluub tsabbit qolbi ‘ala diinika
Artinya: ” Ya Allah wahai sang pembolak balik hati, tetapkanlah hatiku pada agama-MU “
” Kemudian saya sampaikan,
jika kau sebarkan perkataan ini, & kau berniat baik maka kami doakan menjadikan kemudahan urusan urusanmu di dunia & akhirat.
” Lakukanlah kebaikan walau sekecil apapun itu, karena tidaklah kau ketahui amal kebaikan apakah yang dapat menghantarkanmu ke syurga
Kirim ini semampumu dan seikhlasmu kepada sesama Muslim, sampaikanlah walau hanya pada 1 org..
SYETAN TERUS BISIKIN
“UDAAAAHLAAH,, GAK USAH DI SEBARIN, gak penting kok, BUANG2 WAKTU aja, gak akan dibaca kok…
SEKECIL apapun amal ibadah, Allahسبحا نه و تعالى menghargainya PULUHAN kali lipat…
” Semoga kita semua termasuk dalam golongan orang-orang yang bertaqwa,, aamiin…
” Tolong baca sebentar aja Kita dzikir sebentar ingat ﺍَﻟﻠّﻪُ
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِـلّٰـهِ وَلَا إِلٰهَ إِلَّا الله وَاللهُ أَكْبَرُ
وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ اِلَّا بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمُ
ℝℕ
In sya Allah kita akan membuat beribu-ribu manusia berdzikir.
______
Sahabat…
Sekarang Anda mempunyai 3 pilihan:
1. Anda –
Aku akan biarkan tulisan ini tetap di sini saja..
2. Malaikat –
Ingatkan pada teman yang anda kenal…Sebarkanlah..!
3. Syaitan –
Tidak usah penat2 dan sibuk-sibuk menyebarkan tulisan ini..Biarkan saja di sini..Kalau boleh hapus/ tutup saja..Mereka tidak perlu membaca tulisan ini..
ilmu agama… Silakan Share untuk kawan-kawan yang lain…
semoga bermanfaat
Boleh di share biar lebih bermanfaat buat orang banyak, kalo pelit di simpen sendiri juga gak apa apa
Rasulullah ﷺ bersabda :”Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala.” (HR. Al-Bukhari)
JIKA ANDA MENDUKUNG PERJUANGAN DAKWAH FACEBOOK INI, KAMI MINTA DO’ANYA & BANTU SHARE POSTINGAN INI BIAR SEMAKIN BANYAK YANG BISA MEMETIK MANFA’AT… DAN SEMOGA BEKAL AMAL JARIYAH BAGI ANDA… AAMIIN
Alangkah baiknya jika coment anda adalah bersholawat kepada baginda Nabi Muhammad ﷺ.
Semoga kita semua senantiasa selalu diakui sebagai umatnya dan pantas mendapatkan berkah dan syafa’at nya
ﺍَﻣِﻴﻦ ﻳَﺎ ﺭَﺏَّ ﺍﻟْﻌَﺎﻟَﻤِﻴْﻦ
Aamiin ya Rabbal Aalaamiin….

Kredit :Muhammad Arsyad Dhaifullah via covernews24.com

Breaking 78 post tidak bertanggungjawab terhadap komentar yang diutarakan melalui laman sosial ini. Ia adalah pandangan peribadi pemilik akaun dan tidak semestinya menggambarkan pendirian sidang redaksi kami. Segala risiko akibat komen yang disiarkan menjadi tanggungjawab pemilik akaun sendiri

Apa Pendapat Anda, Jangan Lupa Like, Komen Dan Share Ya.

Jangan Lupa Juga Untuk Follow Kami di Breaking 78 post.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*